Adenium

Saturday, 28 July 2007 07:00 Mada Jimmy
PDF
User Rating: / 5
PoorBest 

Adenium Obesum     Adenium sudah lama dikenal para pecinta tanaman hias. Pesona tanaman yang berasal dari gurun ini terletak dari keunikan bonggol dan bunganya. Pada awal-awal ketenarannya, banyak masyarakat Indonesia yang menyebutnya sebagai 'Kamboja Jepang', namun ternyata tanaman ini bukan termasuk jenis kamboja, dan bukan berasal dari negara Jepang. Saya lebih suka menyebut 'Mawar Gurun' atau 'Desert Rose'

Adenium obesum      
Terdapat beragam spesies Adenium, anatara lain Adenium obesum, Adenium arabicum, Adenium somalense dan sebagainya. Adenium obesum adalah yang paling banyak di pelihara oleh pecinta tanaman hias ini berasal dari Afrika. Bentuk bonggol yang unik, serta bunganya beragam yang dihasilkan dengan cara penyilangan ataupun stek/sambung. Adenium arabicum berasal dari dataran gurun Arab, memiliki perakaran yang kuat dan besar. Sedangkan Adenium somalense berasal dari Somalia.

Sekarang ini pecinta adenium dengan tekun mencoba menghasilkan bunga-bunga jenis baru. Negara yang cukup banyak menghasilkan jenis baru adalah Taiwan. Tak heran pula jika banyak dijumpai di penjual tanaman hias yang menyediakan biji-biji atau bibit import dari Taiwan. Harga bunga import pun lebih mahal dari lokal yang warnanya hanya cenderung pink. Warna bunga import dan bentuknya sangat beragam, mulai dari merah tua, merah darah, bercorak, dan bahkan konon telah berhasil ditemukan adenium warna kuning. Ademium Obesum

Biji Adenium tumbuh antara 7 sampai 14 hari setelah ditanam. Lebih dari itu, jika biji belum berkecambah, perlu dicurigai bahwa biji tersebut sudah mati atau membusuk. Ada beberapa penyebab biji adenium mati, antara lain: terlalu banyak air, diserang hama, biji terlalu lama disimpan atau media yang tidak cocok.

Untuk keberhasilan pembiakan melalui biji, hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • tanam biji adenium yang masih segar. (sebaiknya biji jangan disimpan lebih dari 2 bulan)
  • gunakan media dengan campuran pasir, arang/sekam bakar, dan kompos
  • simpan ditempat yang sejuk, jangan terkena sinar matahari langsung
  • jangan biarkan media sampai kering. Sirami dengan air, tetapi jangan sampai terlalu banyak. Cukup sampai basah saja, tetapi jangan sampai tergenang air.
  • kenakan ke sinar matahari langsung setalah daun-daun sudah mekar dan selongsong biji sudah lepas. (sekitar 2 minggu)
  • jangan lupa beri pupuk pertumbuhan

Menyambung Adenium

Untuk mendapatkan tanaman dengan bunga sesuai keinginan kita, maka tanaman dengan bongol yang sudah bagus dapat kita sambung menggunakan batang yang sudah kita ketahui warna bunganya.

Prosesnya tidak begitu rumit, yang diperlukan adalah ketelatenan dan kesabaran. Tidak perlu keahlian khusus. Saya sudah sempat dokumentasikan beberapa foto dari percobaan-percobaan sambung adenium (grafting).

Last Updated on Wednesday, 22 July 2009 01:26